Jumat, 16 November 2012

Anak-ku Terlahir Gondrong



Mungkin akan sangat aneh jika pertama dilahirkan anak-ku sudah berambut panjang atau gondrong. Sebab umumnya bayi yang baru lahir hanya membawa sedikit rambut bahkan banyak bayi yang lahir plontos alias tanpa rambut sama sekali. Rambut yang sedikit itupun harus dibuang ketika si bayi berumur empat puluh hari. Meski tidak ada keharusan untuk membuang semuanya. Sebagaimana yang mentradisi di masyarakat kita.

Tapi syukurlah kalau semua itu tidak nyata, melainkan hanya sebatas khayalanku andaikan seperti itu yang terjadi.

Ayah, di Sekolah Elsaelsi Ada Setan



Di suatu siang, ketika putri kembarku Elsa dan Elsi pulang sekolah. Secara serempak keduanya mengatakan,  “Ayah, ayah, di sekolah Elsaelsi ada setan.” Teringat akan kejadian-kejadian di beberapa sekolah di kotaku yang siswanya mengalami kesurupan, kupikir hal yang seperti itu yang telah terjadi di sekolah anak-ku.

Hal lain yang menjadi pemikiranku, apakah ini hanya cara anak-ku untuk menolak ke sekolah, sebab setelah empat bulan bersekolah mereka tetap belum mau ditinggal dan masih selalu minta ditemani bahkan sampai ke dalam kelas. Seolah mereka tahu kalau aku dulu tidak pernah mengenyam pendidikan di Taman Kanak-Kanak.

Rabu, 14 November 2012

PORN Khusus Untuk Anak


Sewaktu mengajak anak-anak ke sebuah acara pameran yang diselenggarakan di kotaku. Mereka minta dibelikan penganan yang dijual para pedagang. Beragam jajanan yang tersedia, namun anak-anakku memilih sebuah tempat jualan yang pada gerobaknya tertulis PO….RN.

Rupanya Nomor Polisi Kendaraan Ada yang Sama


Jika selama ini anda termasuk salah seorang yang beranggapan bahwa plat nomor atau nomor polisi kendaraan adalah gabungan angka dan huruf unik sebagai identitas atau tanda pengenal untuk membedakan kendaraan yang satu dengan yang lainnya, berarti anda juga termasuk yang keliru. Karena baru-baru ini aku menemukan dua buah mobil memiliki nomor polisi yang sama.
Salah satunya adalah sebuah mobil jeep Toyota Hardtop berwarna hitam dengan nomor polisi BA 544 DM.

Inilah Cara Jualan Tanpa Barang Dapat Untung


Sebelum alat tukar yang bernama uang diciptakan, orang melakukan pertukaran barang dengan barang yang disebut barter. Itulah cikal bakal perdagangan. Jadi yang namanya berdagang otomatis harus punya barang yang akan diperjualbelikan. Bagi pedagang besar harus memiliki gudang untuk menyimpan barang-barangnya. Dan dalam perdagangan antar daerah, antar pulau bahkan antar negara memerlukan jasa ekspedisi untuk mengangkut barang yang dijual. Sehingga arus lalu lintas barang merupakan sesuatu yang signifikan dalam dunia perdagangan.

Namun saat ini sepertinya sudah ada suatu cara untuk berjualan tanpa memiliki barang, namun masih tetap bisa mendapatkan keuntungan. Mau mencoba? Dapatkan petunjuknya pada gambar berikut. 

Tahu Dahulu Pendapatan Peringatan di Belakang Tiada Berguna






Apa yang anda pikirkan jika melihat gambar seperti ini???

Kamis, 08 November 2012

Gaji Baby Sitter Berbonus Rumah dan Mobil



Di suatu siang seorang bapak-bapak yang sudah ubanan turun dari mobil, lalu mendekati seorang gadis cantik yang sedang belanja di toko buah. Si bapak itu langsung bertanya, “Sudah kerja atau masih kuliah, Dik?”
“Lagi nganggur, Pak”, jawab gadis itu seadanya.
“Aku sedang butuh tenaga, mau jadi pengasuh anak-ku?” tanya bapak itu lagi.
Si gadis terdiam sambil memandang bapak yang berdiri disampingnya.

Rabu, 07 November 2012

Cara Meraup 337 Ribu Pageview Dengan Satu Tulisan



Kuceritakan kisah ini bukanlah untuk mengabarkan pencapaianku sebagai narablog, bukan pula sebuah tips bernas bagi blogger pemula yang selalu haus akan informasi berupa trik untuk meningkatkan trafik kunjungan ke blog, melainkan riwayat blogging-ku terdahulu. Yang lebih kutekankan sebagai penyampai permohonan maaf dan ucapan terima kasih.

Semuanya bermula dari sebuah tulisan informatif yang kuturunkan di blog pertamaku yang numpang di Wordpress dengan alamat http://elsaelsi.wordpress.com lebih setahun yang lalu.

Nama Mesjid, Siapa yang Salah?



Ini bukan soal mesjid siapa, juga bukan soal salah siapa. Melainkan tentang sepenggal cerita perjalananku dari Lubuk Sikaping ke Pekanbaru yang kulakukan pada hari Selasa tanggal 23 Oktober 2012. Untuk satu keperluan pribadi yang mendesak. Berangkat menjelang pukul 18.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor dalam guyuran hujan lebat, hanya mengantarku sejauh lebih kurang tiga puluh lima kilometer saat azan magrib dikumandangkan.

Aku berhenti di sebuah mesjid yang terletak di pinggir jalan di daerah Bonjol. Satu wilayah yang telah memahatkan sebuah cerita penting dalam rangkaian sejarah berdirinya Negara Indonesia, sebagai lokasi perjuangan heroik seorang pahlawan nasional yang bernama Tuanku Imam Bonjol.